Selasa, 21 Desember 2010

Contoh Peribahasa Beserta Artinya Page 4

75.     Harimau takkan makan anaknya sendiri
= Tak akan ada orang tua itu yang ingin mencelakakan anaknya sendiri
76.     Harimau mengaum takkan menangkap
= Ancaman yang keras biasanya tak akan ada apa-apanya
77.     Hati bgai pelepah, jantung bagai jantung pisang, te linga bagai telinga rawah
= Orang yang tak mempunyai perasaan halus, sehingga tak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk
78.     Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
= Hidup harus menurut pada aturan adat yang ada
79.     Hilang tentu rimba, mati tentu kubur
= Sesuatu yang sudah jelas kesudahannya
80.     Ikhtiar menjalani, untung menyudahi
= Setiap orang wajib melakukan usaha sekuat-kuatnya, ber hasil tidaknya bergantung pada nasib
81.     Ilmu yang tak beramal, seperti pohon tak berbuah
= Pengetahuan hendaknya dimanfatkan, agar tidak sia-sia belaka

82.     Ingat sebelum kena, hemat sebelum habis
= Sebelum mengerjakan sesuatu harus kita teliti ter lebih dahulu supaya berhasil dengan baik
83.     Intan itu jika keluar dari mulut anjing sekalipun, akan tetap intan juga
= Kata-kata yang baik itu meskipun diucapkan oleh ora ng yang hina tetap saja baik
84.     Intan itu jika terbenam dalam pelimbahan sekalipun, tak akan hilang cahayanya
= Tutur kata atau nasehat yang baik, walaupun adri orang hina sekalipun akan tetap berharga
85.    Indah kabar dari rupa
= Sebuah kabar itu lebih bagus daripada kenyataannya

86.     Jauh panggang dari api
= Jawaban yang jauh melenceng dari apa yang ditanya kan

87.     Jika pandai meniti buih selamat badan di seberang
= Cita-cita akan tetap tercapai jika pandai berusaha, tak mudah putus asa, serta sangat berhati-hati
88.     Jalan raya titian batu
= Adat yang tak pernah berubah
89.     Janji ditepati, ikrar dimuliakan
= Kita harus menepati janji, sebab janji dlh sebuah hutang

90.     Jatuh terhimpit jenjang
= Menderita kesusahan yang beruntun
91.     Jerat tiada lupa akan pelanduk, tetapi pelanduk lupa akan jerat
= Seorang yang berbuat jahat, akan mendapat balasan (walaupun secara tidak sadar)
92.     Jangan disesal gunung berlari, hilang kabut tampak lah dia
= Hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar
93.     kail sebentuk, umpan seekor, sekali putus berhanyut
= Modal kecil, bila rugi sekali sajaakan habis modal nya

94.     Kaki sudah terlangkah, tangan sudah terjembab
= Sudah terlanjur berbuat kesalahan
95.     Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang ga lah
= Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya tidak ada batas nya, namun kasih anak kepada orang tua hanya sedikit saja
96.     Katak hendak menjadi lembu
= Orang kecil meniru orang besar akhirnya susah sen diri

97.     Kecil tak boleh disangka anak, besar tk boleh disang ka bapak
= Kedudukan tidak memandang usia, kadang-kadang yang muda mempunyai kedudukan dan pengetahuan yang leb ih luas
98.     Karena tak kenal maka tak sayang
= Kita harus mengenal terlebih dahulu, baru bisa me ngetahui baik buruknya
99.     Keras bagai batu, tinggi bagai langit
= Tidak pernah mau menurut dan mendengarkan perintah
100.     kalah jadi abu menang jadi arang
= Dalam bertengkar, yang menang dan yang kalah sama-sama akan merugi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar