Selasa, 21 Desember 2010

Contoh Peribahasa Beserta Artinya Page 3

51. Elok bahasa akan hidup elok budi akan bekal mati
= Orang yang selalu baik budi bahasanya, akan disa yang selama hidup, bahkan setelah mati pun akan banyak dipuji
52. Elok arah di hari panas
= Segalanya akan menjadi baik bagi seseorang yang berada
53.    Emas disangka loyang
= Karena miskin, ia disangka orang jahat, padahal ba ik budinya
54.     Empang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit
= Persengketaan yang sampai memutuskan tali persauda raan akan berlangsung selama-lamanya
55.     Enak makan dikunyah, enak kata di perkataan
= Segala sesuatu hal harus terlebih dahulu diper hitungkan masak-masak
56.     Enau mencari sigai
= Seorang perempuan yang mencari jodoh
57.     Enggan seribu daya, mau sepatah kata
= Bila sedang tidak menyukai sesuatu, pasti akan ba nyak alasannya
58.     Esa hilang, dua terbilang
= Seseorang yang tetap hatinya dalam mengerjakan pe kerjaan yang berbahaya, tetapi besar faedahnya
59.     Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan nampak
= Kesalahan sendiri tidak kelihatan walaupun besar, namun kesalahan orang lain, walaupun kecil selalu kelihatan
60.     Genggam bara api, biar jadi arang
= Berusahalah dengan sungguh-sungguh agar mencapai ke berhasilan dengan baik
61.     Gajah berjuang sama gajah, pelanduk mati di tengah-tengah
= Kalau orang-orang besar yang berselisih, pasti sasa rannya kepada orang-orang kecil
62.     Gajah dikalahkan oleh pelanduk
= Yang kuat dikalahkan oleh yang lemah
63.     gajah terdorong karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya
= Karena kekuasaannya, sering kali mengeluarkan kata-kata yang tidak sepatutnya
64.     Gajah mati karena gadingnya
= Binasa karena kedudukannya sendiri
65.     Garam di laut, asam di gunung akhirnya bertemu dalam belaga
= Perjodohan tidak mengindahkan masalah jauh dan de kat

66.     Gayung disambut, kata dijawab
= Tiap perkataan pasti ada jawabannya, tetapi hendak lah didengarkan terlebih dahulu
67.     Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenangjuga
= Jasa baik tak akan terlupa dan akan dikenang sampai mati
68.     Hati gajah sama dilapah, hati kuman sama dicacah
= Penghasilan besar atau kecil, harus sama-sama dira sakan
69.     Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati mening gal kan gading
= Orang yang baik yang meninggal, jasa-jasanya pasti akan selalu dikenang dan akan ditiru
70.     Hidup segan mati tak mau
= Tak ada gairah hidup, selalu merana dan sensara
71.     Harapkan guruh di langit, air di tempatnya tertum pahkan
= Mengharapkan sesuatu yang belum pasti, yang telah ada malah hilang
72.     Hangus tiada berapi, hanyut tiada berair
= Menderita suatu kesusahan yang amat sangat

73.     Hari pagi dibuang-buang, hari petang dikejar-kejar
= Waktu yang baik tidak dimanfaatkan, tetapi pada sa at terdesak baru bekerja keras
74.     Harimau ditakuti karena giginya
= Orang itu ditakuti karena kekuasaannya
75.     Harimau takkan makan anaknya sendiri
= Tak akan ada orang tua itu yang ingin mencelakakan anaknya sendiri


Next Page......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar